SEKUN

Reformasi Birokrasi

Reformasi birokrasi di Universitas Negeri Jakarta merupakan proses transformasi menyeluruh yang mencakup pembaruan struktur organisasi, penyederhanaan proses kerja, penguatan tata kelola, dan penanaman budaya kerja yang berintegritas. Inisiatif ini bertujuan untuk mewujudkan universitas yang modern, efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika dan pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai bagian dari komitmen menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) yang unggul dan bereputasi internasional, Kantor Reformasi Birokrasi UNJ mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, pelayanan prima, dan inovasi berkelanjutan. Reformasi ini menjadi langkah strategis agar universitas mampu beradaptasi dengan dinamika dan tantangan global, meningkatkan daya saing, serta memperkuat kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Melalui sinergi seluruh unit kerja dan partisipasi aktif seluruh warga kampus, Kantor Reformasi Birokrasi UNJ memastikan pelaksanaan program yang terukur dan berkelanjutan, mulai dari pembangunan zona integritas, penerapan sistem merit, hingga optimalisasi teknologi informasi. Dengan demikian, reformasi birokrasi bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan bersama untuk menghadirkan UNJ yang berkelas dunia, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

meet the team

Struktur Organisasi Kantor Reformasi Birokrasi

Prof. Dr. Iva Sarifah, M.Pd.
Kepala Kantor Reformasi Birokrasi

Tugas:

  1. Bertangungjawab atas kelancaran pelaksanaan program reformasi birokrasi di lingkungan Universitas Negeri Jakarta,
  2. Melakukan kordinasi dan supervisi terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di Lingkungan Universitas Negeri Jakarta
  3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi dalam rangka percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi.
Dr. Prayuningtyas Angger Wardhani, M.Pd.
Sekretaris Reformasi Birokrasi

Tugas:

Mendukung kelancaran tugas ketua dan seluruh tim dalam pelaksanaan kordinasi, supervisi, dan monitoring evaluasi program kerja reformasi birokrasi.

Area Perubahan

Kondisi yang ingin dicapai:

  1. Semakin konsistennya keterlibatan pimpinan dan seluruh jajaran Universitas dalam melaksanakan reformasi birokrasi;
  2. Perubahan pola pikir dan budaya kerja kementerian yang semakin meningkat, khususnya dalam merespon perkembangan zaman;
  3. Menurunnya resistensi terhadap perubahan, dan
  4. Budaya perubahan yang semakin melekat pada Universitas.

Kondisi yang ingin dicapai:

    1. Meningkatnya ketaatan terhadap pengelolaan SDM aparatur;
    2. Meningkatnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan SDM aparatur;
    3. Meningkatnya disiplin SDM aparatur;
    4. Meningkatnya efektivitas manajemen SDM aparatur; dan
    5. Meningkatnya profesionalisme SDM aparatur.

Tugas:

  1. Meningkatkan ketaatan terhadap pengelolaan SDM pada masing-masing satuan kerja;
  2. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan SDM pada masing-masing satuan kerja;
  3. Meningkatkan disiplin SDM pada masing-masing satuan kerja;
  4. Meningkatkan efektifitas manaiemen SDM pada masing-masing satuan kerja;
  5. Meningkatkan profesionalisme SDM pada masing-masing satuan kerja;
  6. Meningkatkan keterlibatan pimpinan dan seluruh staf pengajar/peneliti dan pegawai UNJ dalam melaksanakan reformasi birokrasi;
  7. Mengubah pola pikir dan budaya kerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan UNJ dalam merespon Industry 4.0;
  8. Menurunkan resistensi terhadap perubahan organisasi; dan
  9. Menginternalisasi budaya perubahan di setiap satuan kerja di lingkungan UNJ.
Agus Purwadi, S.Pd., M.AP.
Koordinator Manajemen Perubahan dan Manajemen SDM
Ujang Supriatna, S.Sos.
Anggota Manajemen Perubahan dan Manajemen SDM

Kondisi yang ingin dicapai:

  1. Menurunnya tumpang tindih tugas pokok dan fungsi internal universitas;
  2. Meningkatnya kapasitas Universitas dalam melaksanakan tugas dan fungsi;
  3. Terciptanya desain organisasi Universitas yang mendukung kinerja; dan
  4. Berkurangnya jenjang organisasi kementerian dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja.

Kondisi yang ingin dicapai:

  1. Meningkatnya penggunaan teknologi informasi dalam proses penyelenggaraan manajemen pemerintahan di Universitas;
  2. Terciptanya pemanfaatan teknologi informasi terintegrasi yang akan menghasilkan keterpaduan proses bisnis, data, infrastruktur, dan aplikasi;
  3. Meningkatnya efektivitas dan efisiensi proses manajemen pemerintahan; dan
  4. Meningkatnya kinerja di Universitas

Tugas:

  1. Menurunkan tumpang tindih tugas pokok dan fungsi internal UNJ;
  2. Meningkatkan kapasitas UNJ sebagai PTNBH dalam melaksanakan tugas dan fungsi;
  3. Terciptanya desain organisasi UNJ yang menggambarkan fungsi PTNBH; dan
  4. Berkurangnya jenjang organisasi UNJ dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja;
  5. Meningkatkan penggunaan teknologi informasi dalam proses penyelenggaraan manajemen pendidikan tingi di UNJ;
  6. Meningkatkan manfaat teknologi informasi terintegrasi yang menghasilkan keterpaduan proses bisnis, data, infrastruktur, dan aplikasi secara internal:
  7. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses manajemen PTNBH; dan
  8. Meningkatkan kinerja organisasi
Wiwie Marwiyah, S.T., M.Pd.
Koordinator Koordinasi Kelembagaan dan Tata Laksana
Andi Irawan Sulistyo, S.Pd.
Anggota Koordinator Koordinasi Kelembagaan dan Tata Laksana
Khrisnamurti, S.ST.Par., M.Sc
Anggota Koordinator Koordinasi Kelembagaan dan Tata Laksana

Hasil yang diharapkan:

  1. Menurunnya tumpang tindih dan disharmonisasi peraturan perundang undangan yang dikeluarkan oleh istansi pemerintah;
  2. Meningkatnya efektivitas pengelolaan peraturan perundang- undangan kementerian;
  3. Menurunnya kebijakan yang menghambat investasi/ perizinan/kemudahan berusaha.

Tugas:

  1. Meningkatkan jumlah peraturan dan keputusan yang mengefektifkan kinerja organisasi;
  2. Meningkatkan implementasi dan kepatuhan terhadap peraturan dan keputusan yang telah diterbitkan; dan
  3. Menurunkan jumlah kebijakan yang menghambat implementasi merdeka belajar kampus merdeka.
Dwi Afrimetty Timoera, S.H., M.H.
Koordinator Perundang-Undangan
Reny Oktaria, S.H.
Anggota Koordinasi Perundang-Undangan
Faris Rachmayanti, S.H.
Anggota Koordinasi Perundang-Undangan

Hasil yang diharapkan:

  1. Meningkatnya kepatuhan dan evektivitas terhadap pengelolaan keuangan negara;
  2. Meningkatnya efektivitas pengelolaan keuangan negara;
  3. Mempertahankan predikat WTP dari BPK atas opini laporan keuangan;dan
  4. Menurunnya tingkat penyalahgunaan wewenang.

Hasil yang diharapkan:

  1. Meningkatnya komitmen pimpinan dan jajaran pegawai terhadap kinerja dibandingkan sekedar kerja rutinitas semata;
  2. Meningkatnya kemampuan universitas dalam mengelola kinerja organisasi;
  3. Meningkatnya kemampuan universitas dalam menetapkan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan organisasi; dan
  4. Meningkatnya efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

Tugas:

  1. Meningkatkan komitmen pimpinan dan jajaran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar tidak terpaku pada kegiatan rutin;
  2. Meningkatkan kemampuan pimpinan dan manajerial dalam mengelola kinerja organisasi;
  3. Meningkatkan kemampuan universitas dalam menetapkan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan organisasi;
  4. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran universitas.
  5. Meningkatkan kepatuhan dan efektivitas terhadap pengelolaan keuangan dan anggaran UNJ;
  6. Menurunnya tingkat penyalahgunaan wewenang pada masing-masing satuan kerja; dan
  7. Melaksanakan sistem integritas universitas dalam upaya pencegahan KKN.
Adam Zakaria, M.Ak., Ph.D
Koordinator Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja
Dr. Happy Karlina Marjo, M.Pd., Kons
Anggota Koordinasi Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja
Dr. Dian Alfia Purwandari, M.Si.
Anggota Koordinasi Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja
Gentiga Muhammad Zairin, S.E., M.Ak
Anggota Koordinasi Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja
  1. Meningkatnya kualitas pelayanan publik (lebih cepat, lebih murah, lebih aman, dan lebih mudah dijangkau);
  2. Meningkatnya jumlah unit pelayanan yang memperoleh standardisasi pelayanan internasional;  
  3. Meningkatnya indeks kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Tugas:

  1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik (lebih cepat, lebih murah, lebih aman, dan lebih mudah dijangkau);
  2. Meningkatkan jumlah unit pelayanan yang memperoleh standarisasi pelayanan nasional di lingkungan UNJ;
  3. Meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik oleh universitas;
  4. Membentuk Quickwins layanan di setiap satker (Terintegrasi);
  5. Menyusun kebijakan bidang pelayanan publik (SP,MP, SKM) di seluruh satker; dan
  6. Membangun website Reformasi Birokrasi UNJ
Drs. Pitoyo Yuliatmojo, M.T.
Koordinator Manajemen Informasi, Kualitas Layanan, dan Quickwins
Syaifudin, S.Pd., M.Kesos
Anggota Koordinasi Manajemen Informasi, Kualitas Layanan, dan Quickwins
Hania Aminah, S.Pd., M.M., Ph.D
Anggota Koordinasi Manajemen Informasi, Kualitas Layanan, dan Quickwins

Tugas:

  1. Mendukung administrasi untuk kelancaran tugas seluruh tim dalam pelaksanaan koordinasi, supervisi, dan monitoring evaluasi program kerja reformasi birokrasi;
  2. Bertanggung jawab membantu tugas kesekretariatan untuk setiap bidang koordinasi kerja pada Tim Reformasi Birokrasi.
Muhamad Taufiq Almubarak, S.E
Sekretariat
Scroll to Top